Tuesday, October 6, 2015

Larung, Tabur Abu, Tabur Bunga Jakarta

Boat larung kaps maks 10 penumpang



All things must pass All things must pass away All things must pass None of life strings can last So, I must be on my way And face another day (All Things Must Pass-George Harrison)

Akan tiba saatnya orang-orang yang kita kasihi meninggalkan kita. Rasa sedih, duka mendalam, kehilangan itu sudah pasti. Namun segala sesuatu akan berlalu. Kita harus ikhlas menerima.
Secara umum, jenis penguburan ada 3 yaitu; dimakamkan di tanah, dikremasi dan dimumifikan.
  • Dimakamkan di tanah. Ini adalah jenis penguburan yang lazim dilakukan, dimana orang yang meninggal dikuburkan di tanah.
  • Dikremasi. Mayat dibakar sampai menjadi abu. Kremasi atau pengabuan biasanya dilakukan oleh penganut Buddha, Kong Hu Cu, Hindu dan Kristen Katolik.
  • Dimumikan. Mayat diawetkan dengan cara pembalseman. Penguburan jenis ini dilakukan kepada Raja-Raja Firaun Mesir
Selain 3 jenis penguburan ini masih ada tipe pemakaman yang lain seperti penguburan unik ala Toraja, pemakaman langit di Tibet.

Setelah mayat dikremasi, maka abu akan dibuang ke laut atau sungai yang disebut dengan Tabur Abu atau larung. Menurut KBBI online, larung adalah (1)peti mayat yg tidak berdasar, (2) melarung membiarkan hanyut; menghanyutkan.

Setelah tabur abu, untuk  budaya tertentu, ada peringatan 3, 7, 40, 100 hari setelah kematian.
Di daerah Jabodetabek dan Bandung, Tabur Abu dapat dilakukan di daerah Kepulauan Seribu, sekitar 25-30 menit perjalanan dengan speedboat dari Marina Ancol, Jakarta.

Hal yang Anda perhatikan ketika melarung/menabur abu di laut adalah "Berapa orang anggota keluarga yang akan ikut?" Hal ini terkait dengan jenis dan kapasitas speedboat yang Anda gunakan nantinya. Kami memiliki speedboat kecil dengan kapasitas 6, 14, 16 dan 18, 20, 27 orang.

Untuk kenyamanan dan kelancaran Anda dalam menabur abu, booking lah jauh-jauh hari, paling lambat 1 minggu sebelum hari-H

Nyekar

 
nyekar laut Ancol/Kepulauan Seribu

Rasa rindu terhadap orang terkasih yang telah mendahului membuat kita mengunjungi makamnya. Nyekar/ziarah/tabur bunga bisa dilakukan kapan saja, namun banyak orang yang berziarah pada momen-momen tertentu seperti hari ulang tahun orang yang meninggal, sebelum bulan puasa dimulai, Tahun Baru, Festival Cheng Beng maupun Paskah.

Bagi Anda yang ingin nyekar laut/ tabur bunga laut, hal yang Anda harus perhatikan sama seperti tabur abu, ‘Berapa anggota keluarga yang akan ikut?’

Untuk kenyamanan dan kelancaran Anda dalam menabur abu, menabur bunga booking lah jauh-jauh hari, paling lambat 1 minggu sebelum hari-H

Informasi dan Reservasi
info@bigsmiletravel.com
0877-8620-5674(Call)
0813-9863-1454(WhatsApp Only)






No comments:

Post a Comment